Saturday, August 01, 2015

[TIPS] Pilih BBM Premium – Pertalite – Pertamax – atau Pertamax Plus

pilih BBM yg sesuai karakter mesin
Untuk kamu-kamu yang belum ngerti apa sih perbedaan bensin premium, pertalite, pertamax dan pertamax plus, ini penjelasan secara umumnya.
BBM atau Bahan Bakar Minyak dibedakan dari NILAI RON (Research Octane Number) Nilai RON adalah sebuah angka yang menggambarkan seberapa besar tekanan maksimum yang dapat diberikan didalam ruang mesin sebelum BBM terbakar secara menyeluruh. Artinya campuran BBM dan Udara yang sudah berbentuk gas dapat terbakar diruang bakar mesin secara cepat tergantung dari nilai RON sebelum busi memercikkan api diruang bakar mesin.

Semakin kecil nilai RON maka BBM semakin mudah terbakar, sebaliknya semakin besar nilai RON maka BBM akan semakin lama terbakar. Selain itu setiap mesin juga memiliki tekanan kompresi yang berbeda-beda, maka bila tekanan kompresi mesin kita rendah bisa cukup menggunakan BBM dengan nilai RON yang rendah pula, dan untuk tekanan kompresi mesin yang tinggi maka gunakanlah BBM dengan nilai RON yang tinggi pula.
Skema perbandingan antara nilai oktan dan rasio kompresi

Makanya sering kali kita denger keluhan dari pemilik mendaraan kalau mesin mobilnya sering NGELITIK alias KNOCKING dimana ada timbul suara saat kendaraan dipacu, hal ini lah salah satu akibat dari pemilihan BBM yang salah, mesin kendaraan tekanan kompresi tinggi dikasih BBM nya RON rendah.
Eh tapi ada yang ngakalin lho dengan penambahan OCTANE BOOSTER, yang katanya bisa naikkan nilai oktan, ya bisa aja tapi ka nada efek lain misalnya terjadi penggumpalan dan endapan diruang bakar.

Tips untuk memilih BBM yang baik untuk kendaraan kita adalah penggunaan angka oktan yang sesuai dengan tekanan kompresi kendaraan kita. Semakin tinggi kompresinya maka sebaiknya menggunakan BBM berangka oktan tinggi.

Untuk kendaraan berkompresi dibawah 8,8:1 masih dapat menggunakan premium namun untuk kendaraan dengan kompresi 8,8:1 sampai 9,3:1 sebaiknya menggunakan pertalite dan pertamax untuk kendaraan dengan kompresi 9,3:1 sampai 10,0:1 dan untuk kendaraan dengan kompresi 10,1 keatas sebaiknya menggunakan pertamax plus atau sejenisnya.

Apabila penggunaan kadar oktan tidak sesuai maka dapat menyebabkan mesin cepat rusak dan menumpuknya endapan diatas piston sehingga mempengaruhi performa dari mesin itu sendiri, dalam kondisi extreme bisa saja piston menjadi bolong.
Piston bolong karena salah pilih BBM
Ciri – ciri secara kasat mata untuk BBM adalah:
 Premium warna Kuning                                                                                                             Pertalite warna hijau
 Pertamax warna biru
 PertamaxPlus warna merah

Perbandingan Angka Oktan dan Rasio Kompresi:
Jenis BBM
Nilai Oktan
Rasio Kompresi
Pertamax Plus
95
10.0 : 1 ~ keatas
Pertamax
92
9.3:1 ~ 10.0: 1
Pertalite
90
8.8:1 ~ 9.3:1
Premium
88
Dibawah ~ 8.8:1

Kalau dibandingkan dengan mencium baunya maka bau Pertamax akan lebih tajam karena menggunakan trik aromatic, selain itu Pertamax juga lebih cepat menguap dibanding premium. Dan bila disulut api Pertamax akan lebih cepat menyambar ketimbang premium. Sangat berbeda jika ada didalam ruang bakar, Premium justru lebih mudah meledak (autoignition) dibanding Pertamax.

Demikian informasinya brothers and sisters,..
Terus untuk mengetahui Rasio Kompresi mesin mobil atau motor kita gimana.....

Tunggu ulasan TIPS berikut nya yaaaa,...ini lagi disusun data rasio kompresi mesin semua merk kendaraan di Indonesia

Salam REScue177

2 comments:

  1. Dalam list Mitsubishi,untuk kuda sepertinya itu untuk mesin 2,0 MPI.untuk 1,6 apakah sama juga pak?....terima kasih

    ReplyDelete
  2. Thanks ulasannya tentang jenis2 bbm...nah...bila dibaliknya mesin dgn kompresi rendah lalu dikasih bbm dgn Ron yg tinggi apakah ada pengaruh (merusak) ke mesin pak?...

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan kesan dan pesan...!!! Terima kasih

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails